Golongan Transisi dan Gas Mulia

Golongan Unsur Peralihan atau Transisi

golongan transisi


Unsur peralihan ini terletak diantara golongan logam dan nonlogam dalam tabel periodik. Konfigurasi nelektron unsur golongan ini mempunyai orbital kulit d dan f yang terisi tidak penuh. Hampir semua bersifat logam, berupa logam keras yang menghantarkan listrik dan panas dengan baik. Kebanyakan membentuk senyawaan berwarna dan paramagnetik. Persamaan sifat kimia untuk golongan transisi ini lebih tampak dalam satu periode daripada golongan. Termasuk dlamm golongan unsur ini adalah unsur blok‐d, unsur lantanida dan unsur aktinida.



Secara umum sifat –sifat unsur transisi adalah bermacam‐macam. Deret pertama unsur transisi blok‐d: logam‐logam bersifat keras (kecuali Cu, mudah dibentuk), tahan panas, elektropositif, penghantar listrik dan panas yang baik; termasuk dalam golongan ini Ti (tahan korosi), V (tahan korosi), Cr (rapuh, tahan korosi), Mn (putih, rapuh, reaktif), Fe (Mengkilap reaktif), Co (keras, tahan korosi, kebiruan), Ni (sangat tahan korosi), dan Cu (lunak, mudah ditempa dan kemerahan).
Lantanida. Beberapa digunakan sebagai flouresen atau luminesen, misal Y dan Eu. Actanida. Semua unsur actanida adlah radioaktif. Keberadaan U dan Th yang ada dibumi karena waktu paruh yang sangat panjang, sedangkan unsur lain walaupun dapat terbentuk akan segera menghilang karena waktu paruhnya yang snagat pendek.

Sifat‐sifat lain unsur peralihan yang perlu diperhatikan :
  • Jumlah elektron pada kulit terluar tetap.
  • Titik lebur dan titik didih tinggi.
  • Jari‐jari atom hampir sama.
  • Energi potensialnya hanya sedikit bertambah besar dengan bertambahnya nomor atom.
  • Biasanya membentuk senyawa kompleks.

Golongan Gas Mulia

golongan gas muliaGolongan VIIIA terdiri atas unsur He , Ne, Ar, Kr, Xe, dan Rn. Gas mulia ini adalah bagian kecil di struktur komposisi atmosfer. Helium diperoleh dalam mineral radioaktif dan tercatatsebagai salah satu gas hasil peluruhan inti. Gas`ini aslinya terdiri atas`peluruhan isotop uranium dan thorium yang memancarkan partikel alfa. Neon, argon, kripton dan xenon diperoleh dengan fraksionasi udara cair. Kegunaan He adalah sebagai cairan dalam krioskopi,argon digunakan untuk membuat kondisi inert dalam laboratorium, pengelasan, dan lampu  listrik yang diisi gas, sedangkan neon digunakan untuk tabung pemutusan muatan. Radon yang semua isotopnya radioaktif dengan waktu paruh sangat pendek, juga terlibat dalam rangkaian peluruhan dari uranium dan thorium.

Sifat dari gas mulia ini adalah sebagai berikut dan beberapa sifat lain ditampilkan pada tabel:
  • Susunan elektron penuh yaitu 2 untuk helium dan yang lain 8 elektron pada kulit lintasan terluar
  • Sangat stabil, kecuali radon yang bersifat radioaktif dengan waktu paruh yang pendek.
tabel gas mulia

source: kimia dasar

2 Responses to " Golongan Transisi dan Gas Mulia "

  1. pelajaran kimia ya ,ane msih bljr yg dasar gan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ini akan segera hadir seemua materi dasar...untuk siswa-siswi...insyaALLAH

      Delete

Left your comments here without SPAM and No Live Link !!